Pendidikan

Buku Panduan SSCASN 2026: Akses Petunjuk BKN, Alur Pendaftaran, dan Batas Dokumen

Mencari Buku Petunjuk SSCASN 2026 dan bingung memilih panduan? Simak akses BKN, alur pendaftaran, serta batas dokumen sebelum memulai. Baca selengkapnya.

Buku Petunjuk SSCASN 2026 ditampilkan sebagai panduan PDF pada laptop di meja kerja

Anda sedang mencari buku panduan SSCASN, tetapi menemukan keterangan berbeda tentang jumlah halaman dan ukuran berkas. Sebelum menyiapkan pendaftaran, Anda perlu tahu dokumen mana yang menjadi rujukan dan ketentuan mana yang perlu diperiksa kembali.

Perbedaan petunjuk dapat membuat persiapan dokumen membingungkan. Padahal, menurut panduan BKN, data dan berkas tidak dapat diubah setelah pendaftaran formasi diakhiri dan diproses.

Buku Petunjuk SSCASN 2026 dapat dipelajari melalui halaman panduan peserta BKN versi 1.1. Halaman tersebut memuat materi penggunaan aplikasi, tetapi sumber yang tersedia tidak mencantumkan URL lengkap unduhan PDF langsung maupun memastikan versi itu berlaku tanpa perubahan untuk setiap seleksi 2026.

Berikut akses resmi yang tersedia, ringkasan status informasi, daftar persiapan, dan gambaran alur dari buku. Kami juga merangkum perbedaan ukuran dokumen, proses sanggah, serta ketentuan khusus sekolah kedinasan.

Akses Buku Petunjuk SSCASN 2026 dan Portal BKN

BKN menyediakan halaman Buku Panduan Pendaftaran SSCASN versi 1.1 untuk peserta atau calon pelamar CASN. Anda dapat membaca materi pada halaman tersebut. Sumber menyebut dokumen PDF tersedia melalui LOKER BKN, tetapi tidak mencantumkan alamat unduhan lengkap yang dapat kami tautkan langsung.

Untuk informasi seleksi dan akses aplikasi, gunakan portal utama SSCASN BKN. Jika mengalami kendala teknis atau lupa kata sandi, tersedia Helpdesk SSCASN. Periksa pengumuman BKN dan instansi untuk memastikan petunjuk yang berlaku pada seleksi Anda.

Ada perbedaan keterangan mengenai panjang dokumen: satu sumber menyebut panduan versi 1.1 berjumlah 38 halaman, sedangkan sumber lain menyebut panduan 2026 sebanyak 32 halaman. Keduanya tidak cukup untuk memastikan bahwa dokumen yang dimaksud identik. Periksa judul, versi, dan isi dokumen yang Anda buka.

Status Panduan dan Seleksi per 8 November 2026

Halaman BKN mengidentifikasi panduan peserta sebagai versi 1.1 dan menyatakan bahwa isi teknisnya dapat diperbarui. Untuk sekolah kedinasan, sumber mengutip surat BKN mengenai jadwal dan jumlah formasi. Sementara itu, jadwal serta persyaratan lengkap setiap seleksi tidak tercantum dalam bahan yang tersedia.

InformasiStatus dan batasannya
Panduan peserta BKNHalaman resmi mencantumkan versi 1.1; narasi dan ketentuan teknis dapat diperbarui.
PDF langsungSumber menyebut PDF melalui LOKER BKN, tetapi URL lengkap unduhannya tidak tersedia dalam sumber.
Sekolah kedinasan 2026Surat Kepala BKN Nomor 5249/B-KS.04.01/SD/K/2026 menyebut pendaftaran mulai 18 Agustus 2026 dan 4.770 formasi CPNS.
Jadwal dan syarat seleksi lainTanggal pembukaan, penutupan, dan persyaratan lengkap tiap instansi tidak tersedia dalam sumber; periksa pengumuman terkait.

Tanggal mulai sekolah kedinasan tersebut tidak menunjukkan bahwa pendaftaran masih terbuka pada 8 November 2026. Sumber juga tidak memberikan tanggal penutupan. Jadwal dan formasi sekolah kedinasan tidak otomatis berlaku untuk pengadaan CPNS atau PPPK lainnya.

Checklist Dokumen dan Data Sebelum Membuat Akun

Menurut panduan BKN, pembuatan akun memerlukan data kependudukan yang akan dipadankan dengan Ditjen Dukcapil. Siapkan juga data ijazah dan sarana untuk swafoto. Persyaratan berkas formasi dapat berbeda menurut instansi, sehingga daftar berikut merupakan persiapan awal, bukan daftar final semua seleksi.

  • Siapkan KTP dan nomor Kartu Keluarga untuk mengisi NIK, identitas, serta kabupaten atau kota penerbitan KTP.
  • Siapkan nomor ponsel dan alamat email aktif, serta data nama, tempat lahir, dan tanggal lahir sesuai ijazah.
  • Siapkan scan KTP dan pasfoto resmi terbaru, lalu periksa format serta ukuran yang ditampilkan sistem.
  • Siapkan ijazah, transkrip nilai, dan sertifikat akreditasi apabila ada, sesuai pendidikan yang dipersyaratkan formasi.
  • Siapkan perangkat berkamera untuk swafoto langsung dan aplikasi autentikator untuk keamanan akun sebagaimana dijelaskan panduan.
  • Periksa pengumuman instansi untuk surat lamaran, surat pernyataan, sertifikat pendukung, atau dokumen lain yang diminta.

Ukuran Scan KTP Berbeda Antar-Sumber

Panduan BKN versi 1.1 menyebut scan KTP untuk pembuatan akun berformat JPG/JPEG dengan batas 200 KB. Sumber lain menyebut batas 500 KB. Karena ada perbedaan, jangan menganggap salah satunya berlaku untuk seluruh tahapan; ikuti ketentuan pada kolom unggah yang digunakan dan pengumuman terbaru.

Untuk tab dokumen formasi, panduan BKN menyebut ukuran minimal 80 KB dan batas maksimal berbeda menurut jenis berkas. Formatnya PDF atau JPEG sesuai kolom. Ketentuan ini tidak perlu disamakan dengan batas khusus scan KTP pada tahap pembuatan akun.

Gambaran Cara Membuat Akun SSCASN

Panduan versi 1.1 membagi pembuatan akun menjadi lima tahap: Cek Identitas, Lengkapi Data, Swafoto, Konfirmasi, dan Selesai. Alur berikut merangkum isi panduan, bukan jaminan bahwa setiap menu atau ketentuan tetap sama pada semua seleksi. Periksa tampilan aplikasi dan jadwal seleksi yang Anda ikuti.

  1. Buka portal SSCASN dan pilih Buat Akun jika belum memiliki akun. Sistem menampilkan tahapan pendaftaran akun.
  2. Isi identitas sesuai KTP, nomor KK, nomor ponsel, email, dan CAPTCHA. Data akan dipadankan dengan basis data Ditjen Dukcapil.
  3. Unggah scan KTP, isi data sesuai ijazah, buat kata sandi, serta atur dua pasang pertanyaan dan jawaban pengaman.
  4. Izinkan akses kamera dan ikuti arahan gerakan wajah untuk swafoto dengan liveness detection.
  5. Periksa ringkasan identitas dan swafoto. Baca serta setujui perjanjian pengguna, lalu pilih Selesaikan Pendaftaran jika data sudah benar.
  6. Setelah berhasil, gunakan Cetak Informasi Pendaftaran untuk menyimpan bukti pembuatan akun.

Panduan menyebut kata sandi terdiri atas 8–64 karakter dan mengandung huruf kapital, huruf kecil, angka, serta karakter khusus. Simpan jawaban pengaman dan jaga NIK serta kata sandi. Dokumen BKN juga menyatakan registrasi dengan NIK yang sama hanya dapat dilakukan satu kali.

Periksa data sebelum menyelesaikan akun. Panduan menyebut nama, tempat dan tanggal lahir, serta pasfoto tidak dapat diubah lagi setelah pendaftaran akun diproses.

Login, Aktivasi MFA, dan Pengisian Profil

Setelah akun dibuat, panduan BKN menjelaskan login memakai NIK, kata sandi, dan CAPTCHA, lalu aktivasi keamanan tambahan MFA. Setelah verifikasi berhasil, peserta melengkapi biodata dan riwayat pendidikan sebelum memilih formasi. Jika profil belum lengkap, panduan menyebut sistem akan menampilkan peringatan.

Aktifkan Keamanan MFA

Dalam panduan, peserta memasang aplikasi autentikator seperti Google Authenticator, Authy, atau Microsoft Authenticator. Pindai QR Code pada layar SSCASN, atau masukkan kode rahasia secara manual jika kamera tidak dapat digunakan. Masukkan OTP enam digit dan pilih Aktifkan Keamanan MFA.

Aktivasi dijelaskan sebagai proses satu kali. Pada login berikutnya, peserta menggunakan kode OTP aktif tanpa memindai ulang QR Code. Jika kehilangan atau berganti perangkat autentikator, panduan menyediakan pilihan reset MFA pada halaman verifikasi.

Lengkapi Biodata dan Riwayat Pendidikan

Pilih Profile, lalu lengkapi Biodata Diri, termasuk kontak, alamat KTP, domisili, informasi pribadi, dan pasfoto terbaru. Isi jenis disabilitas sesuai kondisi; panduan meminta tautan video sesuai ketentuan bagi peserta penyandang disabilitas.

Pada Riwayat Pendidikan, pilih Tambah Pendidikan, isi jenjang dan data ijazah, lalu unggah dokumen yang diminta. Nama perguruan tinggi dan program studi dipilih dari referensi BKN yang tersedia pada sistem. Simpan riwayat sebelum melanjutkan ke formasi.

Memilih Formasi, Mengunggah Berkas, dan Finalisasi

Panduan BKN membagi pendaftaran formasi ke dalam tab Jenis Seleksi, Dokumen, dan Resume. Peserta sekolah kedinasan memiliki dua tab tambahan, yaitu Orang Tua dan Nilai Mata Pelajaran. Urutan di bawah merupakan gambaran dari versi 1.1; pilihan yang tampil mengikuti seleksi dan instansi terkait.

  1. Pilih event seleksi, instansi, serta sekolah atau jenis pengadaan yang tersedia pada tab Jenis Seleksi.
  2. Pilih formasi dan pendidikan yang sesuai. Untuk sekolah kedinasan, isi pilihan program studi; untuk CPNS atau PPPK, isi pilihan jabatan sesuai tampilan sistem.
  3. Isi lokasi ujian dan data ijazah. Panduan juga meminta NISN dan NPSN untuk peserta dengan riwayat SMA dalam negeri, khususnya pada pendaftaran sekolah kedinasan.
  4. Jika mendaftar sekolah kedinasan, lengkapi data orang tua dan nilai yang dipersyaratkan formasi pada tab tambahan.
  5. Unggah setiap berkas pada tab Dokumen sesuai format dan batas ukuran yang ditampilkan. Untuk dokumen yang memerlukan meterai, panduan menyediakan pilihan elektronik atau konvensional.
  6. Buka tab Resume, periksa identitas, pendidikan, formasi, lokasi tes, dan setiap unggahan menggunakan tombol Lihat.
  7. Setelah yakin, centang persetujuan, pilih Akhiri Proses Pendaftaran, dan konfirmasi. Cetak Kartu Pendaftaran SSCASN setelah proses berhasil.

Jika daftar dokumen pada SSCASN berbeda dengan pengumuman instansi, panduan menyarankan peserta melaporkannya kepada instansi atau Helpdesk BKN sebelum melanjutkan. Pastikan berkas tidak tertukar dan dapat dibaca; peserta dapat mengunggah ulang sebelum pendaftaran diakhiri.

Menurut panduan, setelah finalisasi diproses, biodata pendaftaran, pilihan instansi atau formasi, dan unggahan tidak dapat diubah. Jangan menyelesaikan proses sebelum seluruh isi Resume diperiksa.

Hasil Administrasi, Sanggah, dan Kartu Ujian

Setelah pendaftaran formasi selesai, instansi memverifikasi data dan dokumen. Panduan menjelaskan bahwa hasil dapat dilihat pada Resume Pendaftaran, dengan status Memenuhi Syarat atau Tidak Memenuhi Syarat (TMS). Jadwal pengumuman dan masa sanggah mengikuti informasi yang ditetapkan untuk seleksi terkait.

Jika berstatus TMS, baca catatan verifikator dan rincian persyaratan yang dinilai tidak sesuai. Selama periode yang tersedia, peserta dapat memilih Ajukan Sanggah dan menjelaskan alasan berdasarkan dokumen yang sudah diunggah. Instansi akan meninjau sanggahan; fitur ini bukan untuk mengganti berkas yang salah unggah.

Menurut panduan, kartu peserta ujian dapat dicetak setelah pengumuman pasca sanggah dan penetapan jadwal ujian. Peserta sekolah kedinasan juga perlu menyelesaikan pembayaran PNBP yang berlaku sebelum mencetak kartu. Kartu ujian berbeda dari bukti pembuatan akun dan kartu pendaftaran formasi.

Ketentuan PNBP Rp0 untuk Sekolah Kedinasan

Lampiran panduan membahas tarif Rp0 untuk PNBP seleksi metode CAT BKN bagi peserta sekolah kedinasan dari keluarga kurang mampu. Rujukannya adalah Peraturan BKN Nomor 3 Tahun 2024 sebagaimana diubah dengan Peraturan BKN Nomor 3 Tahun 2026. Program ini tidak otomatis berlaku untuk seluruh seleksi CPNS atau PPPK.

Panduan mencakup peserta kurang mampu dari daerah tertinggal maupun nontertinggal. Untuk kelompok nontertinggal, kuotanya 2% dari formasi dalam satu tahun anggaran. Data kemampuan ekonomi mengacu pada data Kementerian Sosial untuk desil 1 sampai 4. Persetujuan di Resume merupakan pengajuan untuk dipertimbangkan, bukan jaminan mendapat tarif Rp0.

Jika peserta nontertinggal yang memenuhi ketentuan melebihi kuota, panduan mengurutkan penerima berdasarkan desil terendah, rata-rata rapor semester 1–6 tertinggi, lalu usia tertinggi. Validasi dilakukan setelah hasil administrasi pasca sanggah difinalisasi. Lampiran mengacu pada Peraturan Presiden Nomor 63 Tahun 2020 tentang daerah tertinggal 2020–2024; periksa rujukan wilayah terbaru yang berlaku.

Panduan mencantumkan tarif CAT BKN Rp100.000 bagi peserta yang tidak memenuhi kriteria program Rp0 dalam alur tersebut. Kode billing dan tenggat pembayaran mengikuti jadwal yang ditampilkan. PNBP instansi, apabila diwajibkan, dapat muncul terpisah; periksa ketentuan dan nominal terbaru pada pengumuman seleksi.

FAQ Buku Panduan SSCASN

Apakah tautan PDF langsung tersedia di artikel ini?

Belum. Salah satu sumber menyebut PDF panduan dapat diakses melalui LOKER BKN, tetapi tidak menyertakan URL lengkapnya. Halaman panduan BKN yang ditautkan di atas dapat digunakan untuk membaca materi versi 1.1. Periksa informasi resmi BKN jika Anda membutuhkan file PDF.

Apa yang dilakukan jika data identitas tidak cocok?

Panduan menyebut sistem menampilkan pesan galat apabila data tidak sesuai dengan basis data Dukcapil. Periksa kolom yang ditunjukkan dan perbaiki isian sesuai KTP. Pastikan pula semua kolom wajib, termasuk CAPTCHA, terisi agar tombol untuk melanjutkan dapat digunakan.

Apakah e-meterai wajib untuk semua dokumen?

Tidak ada dasar dalam panduan untuk menyatakan semua dokumen wajib menggunakan e-meterai. Untuk dokumen yang memerlukan meterai, panduan versi 1.1 menjelaskan pilihan meterai elektronik atau konvensional. Periksa ketentuan pada kolom unggah dan pengumuman instansi sebelum menyiapkan dokumen.

Apa perbedaan tiga kartu dalam proses SSCASN?

Bukti informasi akun dicetak setelah pembuatan akun berhasil. Kartu Pendaftaran SSCASN dicetak setelah pendaftaran formasi diakhiri. Adapun Kartu Peserta Ujian tersedia pada tahap berikutnya sesuai hasil administrasi, jadwal ujian, dan ketentuan pembayaran yang berlaku bagi peserta sekolah kedinasan.

Langkah Berikutnya Setelah Membaca Buku Petunjuk SSCASN 2026

Mulailah dengan membaca panduan peserta BKN versi 1.1 dan mencocokkannya dengan pengumuman seleksi serta instansi tujuan. Siapkan identitas, data pendidikan, berkas, dan perangkat autentikasi. Saat pendaftaran tersedia, periksa kembali batas unggahan dan seluruh Resume sebelum finalisasi karena petunjuk teknis dapat berubah.

Ikuti aksel.co.id

Avatar of Randy

Randy

Hi, I'm Randy, a writer fueled by tech trends, immersive gaming, and great films. When I'm not crafting stories, you’ll find me exploring virtual worlds or dissecting cinematic plots for fresh inspiration.