News

Kemendikdasmen: 172 Ribu Guru Non-ASN Bisa Daftar CPNS 2027

Syarat CPNS guru 2027 masih jadi pertanyaan guru non-ASN. Simak ketentuan S1/D4, batas usia, dan opsi PPPK dari Kemendikdasmen. Baca selengkapnya di sini.

Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), Nunuk Suryani, menyampaikan informasi terbaru soal seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) guru 2027. Menurut dia, lebih dari 172 ribu guru non-ASN yang masih aktif mengajar diperkenankan mendaftar.

Nunuk menyampaikan hal itu kepada wartawan usai Peluncuran Bulan Guru Nasional di SMPN 216 Jakarta, Jalan Salemba Raya, Jakarta Pusat, Jumat (30/10/2026).

Kebutuhan Guru Nasional dan Skema Pemenuhannya

Kemendikdasmen sebelumnya mencatat kebutuhan guru nasional mencapai 464.856 orang. Kebutuhan itu akan dipenuhi secara bertahap selama tiga tahun dengan proporsi 30% pada 2027, 30% pada 2028, dan 40% pada 2029.

Salah satu langkah pemenuhannya adalah seleksi CPNS guru 2027. Nunuk menyebut seleksi tersebut terbuka bagi seluruh guru yang memenuhi syarat, baik lulusan baru (fresh graduate) maupun guru yang hingga kini berstatus non-ASN.

“Sudah ada 172 ribu lebih itu yang sekarang mengajar, tapi kan statusnya masih non-ASN. Itulah yang akan kita isi dengan ASN,” tutur Nunuk.

Syarat Daftar CPNS Guru 2027 bagi Guru Non-ASN

Meski kesempatan menjadi PNS terbuka luas, tidak semua guru non-ASN dapat mendaftar dan lulus seleksi CPNS 2027. Ada sejumlah kriteria yang harus dipenuhi.

Pendidikan Minimal S1/D4

Syarat wajib pertama adalah pendidikan minimal S1/D4. Nunuk menegaskan guru yang belum lulus S1/D4 tidak bisa mendaftar CPNS 2027.

“Semua boleh ikut, semua yang memenuhi syarat. Kecuali yang belum S1 ya, yang belum bisa ikut tuh yang belum S1,” tegas Nunuk.

Nunuk juga menyinggung sertifikat pendidik (serdik), yang diperoleh melalui program Pendidikan Profesi Guru (PPG). Sertifikat ini tidak wajib dimiliki pendaftar.

“Yang lainnya kan mau punya serdik, mau enggak serdik, ya ikut (bisa daftar CPNS 2027),” sambungnya.

Batas Usia Pendaftar

Syarat wajib kedua adalah batas usia. Nunuk menjelaskan seleksi CPNS akan mengikuti aturan yang dikeluarkan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kementerian PANRB) serta Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Dalam aturan seleksi tahun sebelumnya, usia minimum pendaftar CPNS adalah 18 tahun dan maksimal 35 tahun. Guru yang berusia hingga maksimal 35 tahun dapat mengikuti seleksi sesuai kebutuhan dan formasi yang tersedia.

Opsi PPPK bagi Guru Berusia di Atas 35 Tahun

Untuk guru non-ASN yang berusia di atas 35 tahun, Nunuk menyebut akan ada opsi baru berupa seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

“Jadi kita tetap ada ruang bagi mereka untuk jadi ASN,” sebut Nunuk.

Seleksi PPPK guru Kemendikdasmen juga terbuka bagi guru non-ASN yang berusia di bawah 35 tahun. Hal ini menjadi pilihan yang dapat dipertimbangkan para guru.

“Kalau misalnya yang di bawah 35 tahun nggak mau ikut CPNS, PPPK ya boleh aja. Kalau dia jadi PPPK, silahkan dia nantinya akan peralihan status,” sambung Nunuk.

Pemenuhan Kebutuhan Guru Mulai 2027

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti, yang hadir pada kesempatan yang sama, menyebut pemenuhan kebutuhan guru mulai dilakukan pada 2027. Pada Januari 2027, Kemendikdasmen akan mengangkat PPPK paruh waktu menjadi PPPK penuh waktu.

“Dan itu tentu saja tidak hanya perubahan status, tapi juga InsyaAllah akan diikuti dengan peningkatan kesejahteraan,” sebutnya.

Mu’ti menyebut guru-guru PNS pada 2027 akan memenuhi kekurangan guru, terutama di daerah terluar, tertinggal, dan terdepan (3T).

“Sehingga selain itu juga meningkatkan kesejahteraan para guru dengan status yang jelas sebagai PNS, juga mudah-mudahan dapat menjadi bagian dari usaha kita bersama meningkatkan kualitas pendidikan di daerah-daerah yang selama ini memang masih kekurangan guru yang profesional,” tegas Mu’ti.

Ikuti aksel.co.id

Avatar of Randy

Randy

Hi, I'm Randy, a writer fueled by tech trends, immersive gaming, and great films. When I'm not crafting stories, you’ll find me exploring virtual worlds or dissecting cinematic plots for fresh inspiration.